Optimasi Kondisi Proses Pengendapan Hidroksida Logam - Logam Berat Kromium Dan Nikelsecara Bertingkat Dalam Limbah Cair Elektroplating

  • Hayu Sanjaya Radix Kristyaka SMA Negeri 1 Pulau Petak Kapuas
Keywords: elektroplating, pengendapan, logam-logam berat kromium, nikel

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi optimum yang meliputi pH, suhu, waktu, dan kecepatan pengadukan proses pengendapan hidroksida logam-logam berat kromium (Cr) dan nikel (Ni) dalam limbah cair electroplating. Sehingga dapat meminimalkan konsentrasi logam-logam berat kromium dan nikel dalam limbah cair electroplating sebelum dibuang ke lingkungan.Sampel limbah cair dalam gelas beker diaduk menggunakan pengaduk magnetik dengan kecepatan pengadukan konstan sambil ditambahkan larutan amonia 10% secara berlahan-lahan dengan variasi pH : 7; 7,5; 8; 8,5; 9; 9,5; 10; 10,5; dan 11. Larutan ditambah pH buffer kemudian disamakan volumenya hingga 200 ml, setelah itu didiamkan selama 24 jam kemudian filtrat dan endapan dipisahkan. Filtrat dianalisis kandungan sisa Cr dan Ni menggunakan spektrofotometri serapan atom (SSA). Untuk mengetahui kondisi optimum lainya  dilakukan variasi suhu, waktu serta kecepatan pengadukan proses pengendapan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kondisi pH optimum pengendapan logam berat Cr dicapai pada pH 9 dengan % pengendapan sebesar 79,013% sedangkan Ni pada pH 9,5 dengan besarnya Ni yang terendapkan sebesar 99,71 %. Suhu pengendapan optimum untuk Cr dan Ni dicapai pada suhu 100 0C dengan % pengendapan Cr sebesar 50,304%  dan Ni  sebesar 97,891%. Waktu pengendapan optimum untuk Cr adalah 60 menit dengan jumlah pengendapan sebesar 45,542 % sedangkan kondisi waktu pengendapan optimum Ni selama 40 menit dengan % pengendapan sebesar 99,633%. Kecepatan pengadukan proses pengendapan Cr dan Ni adalah sebesar 800 rpm dengan jumlah Cr yang mengendap sebesar 63,493 % sedangkan Ni sebesar 98,531%.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Hayu Sanjaya Radix Kristyaka, SMA Negeri 1 Pulau Petak Kapuas

SMA Negeri 1 Pulau Petak Kapuas, Kalimantan Tengah, Indonesia

References

R. A. Day. Jr, A. L. Underwood (1986). Analisis Kimia Kuantitatif, edisi kelima. Jakarta : Erlangga

Lide, D.R. (2002-2003). Handbook of Chemistry and Physic. New York : Boca Rator London.

Kristian H Sugiyarto. (2004). Kimia Anorganik III. Yogyakarta : FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta.

Siti Sulastri M, Si. dan Susila Kristianingrum M, Si. (2003). Kimia Analisis Instrumen. Yogyakarta: FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta.

Heryando Palar. (1994). Pencemaran & toksikologi logam berat. Jakarta : PT.Rineka Cipta

Harrizal Rivai. (1995). Asas Pemeriksaan Kimia. Jakarta : Universitas Indonesia

S. M. Khopkar. (2002). Konsep Dasar Kimia Analit. Jakarta : Universitas

Indonesia

Segal, B. G. (1980). Chemistri Eypirement and Theory 2ndEedition. New York

: Boca Rator London.

Evi. A, Sri. W, Agustini. R. (2004). Perolehan Kembali Cu dari LimbahElektroplating Menggunakan Reaktor Unggun Terfluidasi. Vol 6. Jawa

Barat : Universitas Pasundan.

Sahat. M. Panggabean. (2000). Pengambilan kembali logam berat seng dari air limbah industri.Yogyakarta : BATAN

Ahmad Shoiful. (2005). Adsorbsi Logam Berat Krom dalam Limbah Cair Elektroplating Menggunakan Zeolit. Yogyakarta : BATAN

Dani. G. S, Saeful. H, Deni Juanda. A. S, Efrizon. U. (1993) Pengaruh Suhu Pemanasan dan Tingkat Perolan Terhadap Kecepatan Pertumbuhan

Butir dan Pengintian Zirkaloy-4. Yogyakarta : BATAN

Indra Suryawan dan Kasilani. N. (1997). Kajian reaksi campuran torium dan uranil nitrat dengan pereaksi ammonium hidroksida. Yogyakarta : BATAN

Lailatul Hasanah (2007). Optimasi Proses Pembuatan Oksida Logam Tanah Jarang dari Pasir Senotim dan Analisis Produk dengan Spektrometer

Pendar Sinar-X. Yogyakarta : FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta.

Roekmijati. W. S, Praswasti. P. D. K, dan Yulianti. (2006) Presipitasi bertahap logam berat limbah cair industry pelapisan logam menggunakan larutan

soda kaustik. Jakarta : Fakultas Teknik Universitas Indonesia

Sukarman Amijoyo. (1981). Pengaruh pH Final dan Waktu Kontak pada Sifat-Sifat Ammonium Diuranat. Yogyakarta : BATAN

Svehla, Ph.D. , D.Sc. , F. R. I. C (1985). Buku Teks Analisis Anorganik

Kualitatif Makro Dan Semi Makro. Edisi ke Lima Jakarta : PT. Kalman

Media Pustaka

W. Harjadi. (1990). Ilmu Kimia analitik Dasar. Jakarta : PT Gramedia

Published
2018-12-31
How to Cite
[1]
Kristyaka, H.S.R. 2018. Optimasi Kondisi Proses Pengendapan Hidroksida Logam - Logam Berat Kromium Dan Nikelsecara Bertingkat Dalam Limbah Cair Elektroplating. Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang. 9, 2 (Dec. 2018), 150-165.