Trasformasi Kurikulum Merdeka: Analisis Penerapan Pada Masa Pandemi Dan Pasca Pandemi Covid-19
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi penerapan Kurikulum Merdeka pada masa pandemi dan pasca pandemi COVID-19. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara terhadap guru, siswa, dan alumni. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada masa pandemi, penerapan Kurikulum Merdeka belum optimal akibat keterbatasan fasilitas, rendahnya interaksi pembelajaran, serta kesiapan guru dan siswa yang belum merata. Pembelajaran daring cenderung berfokus pada penyelesaian tugas sehingga berdampak pada menurunnya pemahaman materi (learning loss) dan motivasi belajar. Pada masa pasca pandemi, implementasi kurikulum menunjukkan peningkatan, terutama dalam interaksi, partisipasi, dan kreativitas siswa. Namun demikian, dampak pandemi masih terlihat dalam kebiasaan belajar siswa. Oleh karena itu, keberhasilan Kurikulum Merdeka sangat bergantung pada kesiapan guru, fasilitas, serta kemampuan belajar mandiri peserta didik.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Referensi
Ariga, S. (2022). Implementasi kurikulum merdeka pasca pandemi Covid-19. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 662–670. https://doi.org/10.56832/edu.v2i2.225
Assingkily, M. S. (2020). Upaya Mewujudkan Program Kampus Merdeka pada Kurikulum PGMI STIT Al-Ittihadiyah Labuhanbatu Utara. At-Thullab: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 4(2), 62-77. http://journalfai.unisla.ac.id/index.php/at-thulab/article/view/263
Hartono, R., Suastra, I. W., & Lasmawan, I. W. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka Dalam Melestarikan Budaya Nusantara. EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 4(2), 823-828.https://doi.org/10.62775/edukasia.v4i2.356
Manik, H., Sihite, A. C. B., Sianturi, F., Panjaitan, S., & Huta uruk, A. J. B. (2022). Tantangan menjadi guru matematika dengan kurikulum merdeka belajar di masa pandemi Omicron Covid-19. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(1), 328–332.
Marisa, M. (2021). Inovasi Kurikulum “Merdeka Belajar” di Era Society 5.0. Santhet: Jurnal Sejarah, Pendidikan dan Humaniora, http://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/santhet/article/view/1317
Nafrin, I. A., & Hudaidah, H. (2021). Perkembangan Pendidikan Indonesia di Masa Pandemi COVID-19. EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN, 3(2), 456–462. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i2.324.
Nasution, S. (1989). Kurikulum dan Pengajaran. Jakarta: Rineka Cipta.
Sari, I.., & Gumiandari,S..(2022). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Pasca Pembelajaran Daring Di SMKN 2 Cirebon. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 2(3), 1–11. https://doi.org/10.58707/jec.v2i3.267
Somantrie, H. (2009). Evaluasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan.Jurnal Inovasi Kurikulum, 6(2), 30-40. https://doi.org/10.17509/jik.v6i2.35698.
Vidieyanti, N., Rini, R., & Syafrudin, U. (2022). Manajemen Peningkatan Mutu Pendidikan Pasca Covid-19 dengan Pengimplementasian Kurikulum Merdeka. Satya Sastraharing: Jurnal Manajemen, 6(2), 100-108.https://doi.org/10.33363/satya-sastraharing.v6i2.926
Yanti, A. A., & Fernandes, R. (2021). Adaptasi Guru Terhadap Pembelajaran pada Masa Pandemi COVID-19 (Studi Kasus Guru MAN 2 Kota Padang Panjang). Jurnal Perspektif, 4(3), 459. https://doi.org/10.24036/perspektif.v4i3.479
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by-sa4.footer##Copyright Ⓒ Author

https://orcid.org/0000-0003-1726-3651
