Pengembangan Learning Management System (LMS) Berbasis Moodle untuk Pembelajaran Ikatan Kovalen Berorientasi Problem based learning (PBL)
Abstrak
Materi ikatan kovalen merupakan salah stau konsep kimia yang masih sulit dipahami murid karena bersifat abstrak, sehingga murid masih sering mengalami kesulitan dalam memvisualisasikan proses pembentukan ikatan kovalen dan memahami hubungan antaratom. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya media pembelajaran interaktif yang mampu memvisualisasikan konsep serta melibatkan murid secara aktif dalam membangun pemahaman konsep yang benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Learning Management System (LMS) berbasis Moodle pada materi ikatan kovalen sebagai media pembelajaran interaktif yang layak digunakan dalam pembelajaran kimia SMA. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model DDD-E (Decide, Design, Develop, dan Evaluate). Proses pengembangan meliputi analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, serta evaluasi melalui review oleh dua orang dosen. Produk yang telah direvisi selanjutnya memperoleh respon dari tiga orang guru kimia dan lima orang murid melalui uji coba terbatas. Data dikumpulkan menggunakan lembar review, angket respon guru, dan angket respons murid. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa LMS berbasis Moodle berhasil dikembangkan melalui beberapa tahap penyempurnaan berdasarkan masukan reviewer. Guru memberikan respon bahwa LMS yang dikembangkan sangat layak terhadap aspek konten, desain pembelajaran, tampilan media, serta tombol dan navigasi. Sementara itu, berdasarkan hasil interpretasi angket respon, respon murid terhadap LMS termasuk dalam kategori sangat positif pada aspek konten, tampilan dan media, organisasi dan navigasi serta pengalaman menggunakan LMS. Hasil tersebut menunjukkan bahwa LMS mampu mendukung penyampaian materi ikatan kovalen melalui penyajian aktivitas pembelajaran dan media yang interaktif.
Kata Kunci : Ikatan Kovalen, Media Pembelajaran Interaktif, Learning Management System (LMS), Problem based learning (PBL), Moodle
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Referensi
Arends, R. I. (2012). Learning to Teach ninth edition. McGraw-Hill.
Ariestya, R. I., & Purwanda, E. (2024). Pengaruh TAM dan Perceived Enjoyment terhadap Kepuasan dan Loyalitas Siswa kepada LMS SMP Juara Bandung. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(10), 11571–11578. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i10.6015
Aripin, S. (2025). Deep Learning : Arah Baru Kurikulum Pendidikan. 10, 273–283.
Atiek Zahratul ’Ulum, & Suprih Widodo. (2025). Analysis of Student Satisfaction in Axioo Class Program Towards LMS UPMYSKILL using Technology Acceptance Model. INOVTEK Polbeng - Seri Informatika, 10(1), 377–388. https://doi.org/10.35314/2040yg17
Cavus, N. (2013). Selecting a learning management system (LMS) in developing countries: Instructors’ evaluation. Interactive Learning Environments, 21(5), 419–437. https://doi.org/10.1080/10494820.2011.584321
Damayanti, A. E., Syafei, I., Komikesari, H., Rahayu, R., Fisika, J. P., Raden, U., Lampung, I., Pendidikan, J., & Islam, A. (2018). Kelayakan media pembelajaran fisika berupa buku saku berbasis android pada materi fluida statis. Journal of Science and Mathematics Education, 1(1), 63–70.
Dandulana, R. F., Erviyenni, E., & Susilawati, S. (2023). Pengembangan E-Learning Menggunakan Aplikasi Moodle sebagai Media Pembelajaran Kesetimbangan Kimia untuk Kelas XI SMA. Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia, 17(2), 143–149. https://doi.org/10.15294/jipk.v17i2.35906
Dawati, F. M., Yamtinah, S., Rahardjo, S. B., Ashadi, A., & Indriyanti, N. Y. (2019). Analysis of students’ difficulties in chemical bonding based on computerized two-tier multiple choice (CTTMC) test. Journal of Physics: Conference Series, 1157(4). https://doi.org/10.1088/1742-6596/1157/4/042017
Dick, W., Carey, L., & Carey, J. O. (2015). The Systematic Design pf Instruction (8th ed.) (U. S. River (ed.)).
Hayati, S., & Guspatni, G. (2023). Designing moodle-based learning media integrated with H5P interactive on chemical equilibrium topic. Jurnal Pijar Mipa, 18(6), 851–860. https://doi.org/10.29303/jpm.v18i6.5621
Imran, A. S., & Cheikh, F. A. (2012). Multimedia Learning Objects Framework for. 105–109.
Ivers, S., K., & Barron, A. E. (2002). Multimedia Project in Education: Designing, Producing, and Assessing. Libraries Unlimited.
Jayadiningrat, M. G., & Ati, E. K. (2018). Peningkatan Keterampilan Memecahkan Masalah Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning (Pbl) Pada Mata Pelajaran Kimia. Jurnal Pendidikan Kimia Indonesia, 2(1), 1. https://doi.org/10.23887/jpk.v2i1.14133
Kakasevski, G., Mihajlov, M., Arsenovski, S., & Chungurski, S. (2008). Evaluating U sability in L earning M anagement S ystem Moodle. 613–618.
Khoirunnisa, F., & Sabekti, A. W. (2020). Profil Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik pada Materi Ikatan Kimia. Jurnal Pendidikan Kimia Indoensia, 4(1), 26–31.https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JPK/article/view/25635
Kurniawan, S., Syaodih, C., Mubarokah, S., Rahayuningsih, D., & Bakar, A. A. (2023). Implementasi Learning Management System (LMS) Untuk Meningkatkan Kinerja Guru Di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 4 Kota Bandung. Journal for Islamic Studies, 6(2), 442–451. https://doi.org/10.31943/afkarjournal.v6i2.575.
Luxford, C. J., & Bretz, S. L. (2014). Development of the bonding representations inventory to identify student misconceptions about covalent and ionic bonding representations. Journal of Chemical Education, 91(3), 312–320. https://doi.org/10.1021/ed400700q
Mayer, R. E. (2009). Multimedia Learning (Baroyo Tavip Indrojarwo, Ed.). Pustaka Pelajar.
Mukhtar, H., & Wahidah, S. (2011). Analisis Kesulitan Belajar Kimia Ditinjau dari Kesalahan Konsep Siswa Kelas X SMA N 3 Mataram. jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, VI(2), 77–80.
Muti, A. (2025). Pembelajaran mendalam Menuju Pendidikan Bermutu Untuk Semua. Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.
Nahum, T. L., Mamlok-Naaman, R., Hofstein, A., & Taber, K. S. (2010). Teaching and learning the concept of chemical bonding. Studies in Science Education, 46(2), 179–207. https://doi.org/10.1080/03057267.2010.504548
Nielsen, J. (2012). Usability 101: Introduction to Usability. http://www.nngroup.com/articles/usability-101-introduction-to-usability
Rifa’i, A., Setiani, D. S., Alwy, L. A., Ma’rifah, D. R., & Saifuddin, M. F. (2022). Student Response to Implementation of Moega Smart School LMS in Biology Subject. Paedagogia, 25(1), 65. https://doi.org/10.20961/paedagogia.v25i1.58568
Roblyer, M. D., Perpetrator, A. H. (2013). Integrating educational technology into teaching. Obtained from Amazon Com.
Situmorang, M., Sitorus, M., Hutabarat, W., & Situmorang, Z. (2015). The Development of Innovative Chemistry Learning Material for Bilingual Senior High School Students in Indonesia. 8(10), 72–85. https://doi.org/10.5539/ies.v8n10p72
Sofia, D., R., & Fitriza, Z. (2021). EDUKATIF: Jurnal Ilmu Pendidikan Identifikasi Miskonsepsi Peserta Didik Pada Materi Ikatan Kimia : Sebuah Studi Literatur. Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(3), 1084–1091. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i3.510
Sulistyorini, L., & Anistyasari, Y. (2019). Studi Literatur Analisis Kelebihan dan Kekurangan LMS Terhadap Pembelajaran Berbasis Proyek pada Mata Pelajaran Pemrograman Web di SMK. 171–181.
Warsito, J., Subandi, S., & Parlan, P. (2021). Identifikasi Miskonsepsi Siswa pada Topik Ikatan Kimia Serta Perbaikannya dengan Pembelajaran Model ECIRR (Elicit, Confront, Identify, Resolve, Reinforce). Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 5(11), 1563. https://doi.org/10.17977/jptpp.v5i11.14158
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by-sa4.footer##Copyright Ⓒ Author

https://orcid.org/0000-0003-1726-3651
