Analisis Kesesuaian Konsep Ikatan Kimia Pada Buku Kimia Kelas X SMA/MA Terhadap Silabus Kurikulum 2013 Dan Penyusunan Makro Wacana

  • Seni Rusianti Universitas Palangka Raya
  • Abdul Hadjranul Fatah Universitas Palangka Raya
  • Mulawi Universitas Palangka Raya
Keywords: ikatan kimia, analisis materi ajar, wacana, proposisi berpotensi kesalahan konsep

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) mendeskripsikan kesesuaian konsep ikatan kimia hasil analisis materi ajar Kimia SMA/MA kelas X  tehadap Kurikulum 2013, (2) mendeskripsikan struktur makro wacana dalam materi ajar Kimia SMA/MA kelas X hasil analisis pada konsep ikatan kimia, dan (3) mendeskripsikan proposisi apa saja yang berpotensi menimbulkan kesalahan konsep yang terdapat dalam materi ajar kimia SMA/MA kelas X hasil analisis pada topik ikatan kimia.

Buku teks yang dianalisis meliputi buku teks A dan buku teks B. Instrumen yang digunakan yaitu tabel identifikasi relevansi teks asli dengan label konsep, tabel analisis wacana proposisi mikro dan makro, model struktur makro wacana dan tabel identifikasi proposisi yang berpotensi menimbulkan kesalahan konsep. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif.

Hasil penelitian dan analisis data yang telah dilakukan yaitu label konsep  yang terdapat pada buku teks A berjumlah 26 label konsep dan semuanya telah sesuai dengan Silabus Kurikulum 2013 dan label konsep yang terdapat pada buku teks B berjumlah 21 label konsep dari 21 label konsep ada bebarapa label konsep yang tidak memenuhi Kompetensi Dasar (KD) dan Materi Pokok (MP) pada Silabus Kurikulum 2013 yaitu Kompetensi Dasar (3.6) Menganalisis kepolaran senyawa dengan Materi Pokok ikatan kovalen polar dan nonpolar. Ikatan kimia berdasarkan struktur makro wacana pada buku teks A dan buku teks B pembahasan konsep pada dimensi elaborasi mencapai level 4 dan pada dimensi progresi terdapat 4 label konsep pada level. Proposisi yang berpotensi menimbulkan kesalahan konsep pada buku A yang dibahas yaitu konsep hukum oktet. Pada buku teks B tidak terdapat proposisi yang berpotensi menimbulkan kesalahan konsep.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Seni Rusianti, Universitas Palangka Raya

Program Studi Pendidikan Kimia, FKIP, Universitas Palangka Raya, Indonesia

Abdul Hadjranul Fatah, Universitas Palangka Raya

Program Studi Pendidikan Kimia, FKIP, Universitas Palangka Raya, Indonesia

Program Studi Pendidikan Kimia, Pasca Sarjana, Universitas Palangka Raya, Indonesia

Mulawi, Universitas Palangka Raya

Program Studi Pendidikan Kimia, FKIP, Universitas Palangka Raya, Indonesia

References

Anderson, L.W., dan Krathwohl, D.R. 2001. A Taxonomy for Learning, Teaching, and Assesing: A Revision of Bloom’s Taxonomy of Educatioanl Objectives. Journal of Science Education.

Anggi, A. 2016. Pengembangan Courseware Multimedia Interaktif pada Sub Materi Terhadap Laju Reaksi untuk Siswa SMA. Laporan Penelitian, tidak diterbitkan. UPI.

Anonim. 2015. Konsep Konsepsi dan Miskonsepsi. https://dokumen.tips/documents/konsep-konsepsi-miskonsepsi.html (diakses pada 15 Mei 2019)

Anshory, I. 1985. Penuntun Pelajaran Kimia Berdasarkan Kurikulum 1984. Bandung: Geneca Exact Bandung.

Anwar, S. 2014. Pengembangan Bahan Ajar. Bandung: Jurusan

Pendidikan Kimia FPMIPA. tidak Diterbitkan. Universitas Pendidikan Indonesia.

Arifin. 2008. Pembuatan Hiperteks Akademik Pada Materi Kajian Kecepatan Reaksi dan Pemanfaatannya Sebagai Media Pembelajaran Kimia di SMA. Palangka Raya: Penelitian, tidak diterbitkan. UPR.

Chang, R. 2003. Kimia Dasar. Jakarta: Erlangga.

Devi, P. K. 2009. Kimia 1 Kelas X SMA/MA. Jakarta: PT. Remaja Rosdakarya.

Duit, R. 1996. Preconception and misconception; International Encyclopedia of Developmental and instmetional Psychologi. Journal of Science Education.

Farida. 2011. Analisis Konsep Pada Pengembangan Pembelajaran Kimia. https://faridach.wordpress.com/2010/11/04/peranan-analisis-konsep-dalam-pengembangan-pembelajaran/ (di akses pada 27 Agustus 2019).

Gagne, R. M dan Briggs, R. J. 1997. Condition of Learning (Kondisi Belajar). New York: Holt Rinehard and Winston, Internasional Journal.

Harnanto, A., dan Ruminten. 2009. Kimia 1 untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta: SETI-AJI.

Herron. J. D. 1977. Problem Associated With Concept Analysis. Journal of Science Education.

Muslich, M. 2010. Teks Books Weiting. Jakarta: Ar-Ruzz Media.

Rufaida D. A, dkk. 2013. Kimia Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam. Klaten: Intan Pariwara.

Siregar, N. 1994. Studi Penerapan Pedagogi Materi Subyek dalam Penulisan Buku Teks MIPA untuk Mengembangkan Keterampilan Intelektual Mahasiswa IKIP Bandung. Laporan Penelitian, tidak diterbitkan. IKIP.

Setyawati, A. A. 2009. Kimia Mengkaji Fenomena Alam untuk Kelas X SMA/MA. Jakarta: PT. Cempaka Putih.

Sudarmo, U. 2013. Kimia untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta: Phibeta.

Sudarmo, U. 2016. Kimia untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta: Erlangga.

Sugihartono, dkk. 2006. Psikologi Pendidikan.Yogyakarta: Universitas Negeri 338 Yogyakarta.

Sukmadinata, N. S., dan Erliana S. 2012. Kurikulum & Pembelajaran Kompetensi. Bandung: PT Refika aditama

Susilowati, E. dan Harjani, T. 2016. Buku Siswa Kimia 1 untuk Kelas X SMA dan MA Kelompok Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam. Solo: PT Wangsa Jatra Lestari.

Suparno, P. 2013. Miskonsepsi dan Perubahan Konsep Pendidikan Fisika. Jakarta: PT Grasindo.

Suyono dan Hariyanto, 2011. Belajar dan Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Tamba, E. 2015. Kesulitan Memahami Konsep Ikatan Kimia Pada Siswa Kelas X MIA Negeri 2 Palangka Raya, SMA Negeri 4 Palangka Raya, SMA Negeri 6 Palangka Raya Tahun ajaran 2014/2015 (Studi Kasus). Palangka Raya: UPR.

Utami, B., dkk. 2009. Kimia untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta: CV. HaKa MJ.

Yulia, Y., dan Janti G. S. 2009. Pengembangan Koleksi. Jakarta: Universitas Terbuka.

Watoni, A. H, Kurniawati, D. dan Juniastri, M. 2016. Kimia untuk Siswa Kelas X Peminatan. Bandung: Yrama Widya.

Published
2019-12-31
How to Cite
[1]
Rusianti, S., Fatah, A.H. and Mulawi 2019. Analisis Kesesuaian Konsep Ikatan Kimia Pada Buku Kimia Kelas X SMA/MA Terhadap Silabus Kurikulum 2013 Dan Penyusunan Makro Wacana. Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang. 10, 2 (Dec. 2019), 184-200.

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>